<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Habib's Family</title>
	<atom:link href="http://family.al-habib.info/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://family.al-habib.info</link>
	<description>blog keluarga habib dan ineu</description>
	<lastBuildDate>Sun, 07 Jun 2009 10:47:12 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=abc</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Ibu, Ayah Ajari Aku Al-Quran</title>
		<link>http://family.al-habib.info/pelangi-ilmu/2009/06/ibu-ayah-ajari-aku-al-quran/</link>
		<comments>http://family.al-habib.info/pelangi-ilmu/2009/06/ibu-ayah-ajari-aku-al-quran/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2009 10:39:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ineu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Pelangi Ilmu]]></category>
		<category><![CDATA[al-quran]]></category>
		<category><![CDATA[eramuslim]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan anak]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://family.al-habib.info/?p=542</guid>
		<description><![CDATA[ 
Saya teringat ketika saya bekerja disebuah perusahaan swasta di Jakarta, ada seorang ayah yang mengatakan “bila anak diselimuti oleh Al-Qur’an maka anak kita akan dilindungi oleh Allah dari kehidupan dan perkembangan zaman yang yang semakin brutal”
Ungkapan itu membuat saya berfikir dan coba lebih memperhatikan fenomena saat ini, banyak orang tua yang sangat khawatir terhadap pergaulan [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://family.al-habib.info/pelangi-ilmu/2009/06/ibu-ayah-ajari-aku-al-quran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Rindu Anak</title>
		<link>http://family.al-habib.info/hikmah/2009/06/rindu-anak/</link>
		<comments>http://family.al-habib.info/hikmah/2009/06/rindu-anak/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 07 Jun 2009 07:10:24 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ineu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[anak]]></category>
		<category><![CDATA[eramuslim]]></category>
		<category><![CDATA[oase iman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://family.al-habib.info/?p=538</guid>
		<description><![CDATA[ 
Tak semua pohon mampu berbuah. Ada yang hanya menawarkan keindahan melalui bunga. Ada yang cuma menghadiahi keteduhan dan kesegaran. Ada juga yang hanya memberikan khasiat mujarab dari akar, batang, atau daunnya. Masalahnya, tak semua manusia seperti mereka.
Di antara buah dari pohon perkawinan adalah anak. Anaklah yang menghias perkawinan menjadi teramat indah. Di situlah ada harapan, [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://family.al-habib.info/hikmah/2009/06/rindu-anak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Superman</title>
		<link>http://family.al-habib.info/hikmah/2009/05/superman/</link>
		<comments>http://family.al-habib.info/hikmah/2009/05/superman/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 29 May 2009 13:23:17 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ineu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[eramuslim]]></category>
		<category><![CDATA[Tafakur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://family.al-habib.info/?p=532</guid>
		<description><![CDATA[ 
“Coba ada superman,” gumam seorang bocah saat menyaksikan repotnya sang ayah memperbaiki genting rumahnya yang bocor. Harus dengan tangga, merambat di antara sela pelapon rumah, dan seterusnya.
Dari persepsinya yang sederhana, Andi yang sudah lima tahun di SD ini kerap terperangkap dengan pengandaian tokoh pahlawan yang serba super. Merasa tidak mungkin menaiki tangga, pelapon, dan meraih [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://family.al-habib.info/hikmah/2009/05/superman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Memaknai bahagia</title>
		<link>http://family.al-habib.info/ineu/2009/05/memaknai-bahagia/</link>
		<comments>http://family.al-habib.info/ineu/2009/05/memaknai-bahagia/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 May 2009 05:24:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ineu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Ineu]]></category>
		<category><![CDATA[bahagia]]></category>
		<category><![CDATA[bahasa cinta bunda]]></category>
		<category><![CDATA[hari ibu]]></category>
		<category><![CDATA[muttertag]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://family.al-habib.info/?p=512</guid>
		<description><![CDATA[Kemarin seorang sahabat bercerita dengan penuh haru tentang tingkah laku buah hatinya yang gelisah menanti esok hari tiba karena pada hari yang dinanti-nantinya itu  di Jerman ada perayaan Muttertag (hari ibu), ia ingin mempersembahkan sesuatu untuk ibunya. 
Anak-anak usia sekolah di Jerman memang dibiasakan menyambut hari ibu dengan memberi suatu hadiah dalam berbagai macam kreasi, bisa berupa [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://family.al-habib.info/ineu/2009/05/memaknai-bahagia/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Sabun Colek</title>
		<link>http://family.al-habib.info/hikmah/2009/05/sabun-colek/</link>
		<comments>http://family.al-habib.info/hikmah/2009/05/sabun-colek/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 06 May 2009 14:19:53 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Ineu</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hikmah]]></category>
		<category><![CDATA[eramuslim]]></category>
		<category><![CDATA[jendela]]></category>
		<category><![CDATA[oase iman]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://family.al-habib.info/?p=505</guid>
		<description><![CDATA[ 
Kalau diibaratkan hidup berumah tangga seperti mengendarai bus, peran ganda memang tidak bisa dipungkiri. Adakalanya kondektur merangkap jadi sopir. Dan adakalanya pula, sopir berperan ganda sebagai kondektur.
Hidup berpasangan memang penuh warna-warni. Terlebih ketika sebuah pasangan telah teranugerahi buah hati. Pelangi hidup jadi kian semarak. Dan tiap warna memberikan kenangan tersendiri yang sulit terlupakan.
Di antara warna [...]]]></description>
		<wfw:commentRss>http://family.al-habib.info/hikmah/2009/05/sabun-colek/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>
